Read ABC teorije relativnosti by Bertrand Russell Free Online


Ebook ABC teorije relativnosti by Bertrand Russell read! Book Title: ABC teorije relativnosti
Date of issue: 1962
ISBN: No data
ISBN 13: No data
The author of the book: Bertrand Russell
Language: English
Format files: PDF
The size of the: 38.75 MB
Edition: Savremena škola, Beograd

Read full description of the books ABC teorije relativnosti:

Segala hal tentang Einstein selalu diawali dengan pertanyaan, mengapa harus Einstein?

Mengapa diantara sekian milyar manusia yang pernah hadir di bumi, dia yang harus terpilih sebagai ikon kejeniusan dan puncak evolusi manusia? Mengapa bukan Newton yang karyanya tentang Mekanika-Gravitasi-Optika-Kalkulus, yang telah merubah total sejarah manusia malah seolah tersisih? Mengapa bukan Thomas A. Edison yang dalam segala keterbatasannya, berhasil mennghasilkan penemuan lebih dari 1000 macam paten? Mengapa harus Einstein yang terpilih sebagai Man of The Century (XX) oleh Majalah Time menyingkirkan figur agung lainnya seperti FD Roosevelt bahkan Gandhi? Mengapa dia harus terpilih sebagai satu-satunya tokoh modern (abad XX) yang masuk dalam daftar 10 Besar di buku The 100 : A Ranking Of The Most Influential Persons In History-nya Michael H. Hart yang legendaris itu? Mengapa dia mungkin akan jadi satu-satunya ilmuwan yang dipuja bak artis sehingga dibuat poster atau dan dijadikan model sablon kaos?

Dan, yang tak kalah mengagumkan adalah mengapa persamaan fenomenal Einstein, E=mc² menjadi satu-satunya persamaan yang tercantum dalam buku A Brief History of Time-nya Stephen Hawking yang melegenda? Padahal, Hawking sendiri pernah berujar bahwa jika saja ada satu persamaan matematika dalam buku sains, maka akan mengurangi minat pembaca dan pembeli buku setengahnya!! Padahal kita tau, buku tsb adalah buku sains-populer terlaris yang pernah ada dan selama lebih dari 200 minggu nangkring di dalam urutan best seller di berbagai negara! Itu mengindikasikan betapa penting dan berpengaruhnya persamaan yang sederhana itu.

Seharusnya kita tidak perlu terkejut mengapa Einstein bisa sebegitu fenomenal karena jawabanya sangat singkat, Relativitas!

Yah, teori ini (ada dua teori, relativitas khusus dan relativitas umum), tak ayal telah melambungkan nama Einstein jauh melampaui prestasi-prestasi puncak yang pernah ditorehkan manusia lainnya sepanjang sejarah. Teori ini begitu populernya dan disebut-sebut telah mengubah masa depan manusia secara total. Namun, seberapa mengertikah Anda pada teori ini? Bagi yang memiliki latar pendidikan fisika, mungkin dengan cukup yakin mengatakan bahwa dia mengerti. Tapi, teori "sederhana" ini jauh lebih pelik dan kompleks dari apa yang pernah diduga. Teori ini berimplikasi dan merembet pada hal-hal lain yang belum pernah dibayangkan sebelumnya, mulai dari teknologi televisi, sinar laser, bom atom, sejarah alam semesta, lubang hitam, pintu-waktu-kemana-saja-kapan-saja, hingga pertaruhan akan keberadaan Tuhan (baca:konsep Ketuhanan)--itu sebabnya, mengapa-mengapa sebagaimana yang diuraikan di atas harus disematkan pada Einstein--

Teori Relativitas (terutama teori relativitas umum), merupakan teori rumit yang memerlukan kemampuan analitis matematika tingkat tinggi (jangan harap teori ini diajarkan di tingkat-tingkat awal kuliah), dengan konsep yang sedikit bias karena "banyak hal yang tidak masuk akal". Konon, pada tahun-tahun awal teori ini dipublikasikan hanya ada dua orang di dunia yang memahami konsep Teori Relativitas Umum secara mendalam.

Tahun 1969, salah satu prestasi terbesar manusia telah ditorehkan yakni pendaratan Apollo XI di Bulan. Pencapaian ini begitu mengesankannya sehingga bahkan hingga abad sekarang, nyaris tak ada prestasi manusia yang dapat disejajarkan dengan pendaratan manusia di bulan. Karena pendaratan di bulan adalah semacam ungkapan ego manusia dalam mengalahkan mimpi, mitos, harapan, dan cita-cita sejak lima milenium sebelumnya. (ingat, sejak peradaban manusia muncul, bulan telah menjadi objek mistis dan misterius yang dipuja berbagai bangsa dan peradaban). Prestasi besar ini, mungkin hanya bisa disamai dengan prestasi pendaratan manusia di Mars di masa mendatang, yang melihat gelagatnya, tidak akan terlaksana dalam waktu yang dekat. Tapi, tahukan Anda, bahwa saat pendaratan Apollo XI di bulan, yang lebih dari setengah abad (tepatnya 51 tahun) setelah teori relativitas umum dipublikasikan, tak seorangpun ilmuwan NASA yang menggunakan teori relativitas dalam perhitungan mereka dalam misi Apollo XI? mereka HANYA menggunakan rumus gravitasi Newton! padahal, semua orang yakin dan setuju, teori relativitas jauh lebih canggih dan akurat.

Apa yang menyebabkan ilmuwan NASA nekat mempertaruhkan proyek seharga ratusan juta dollar dengan rumus "lama" dan tidak menggunakan rumus "canggih"? Ini dikarenakan, inilah paradoksnya, perbedaan teori gravitasi Newton dengan teori Relativitas Einstein bisa diabaikan sama sekali jika dilakukan pengukuran pada objek seukuran tatasurya atau galaksi. Teori Relativitas nyaris tak berperan apa-apa kecuali bendanya sangat masif semacam bintang yang berukuran sekian ratus kali lipat daripada matahari. Sisanya, Teori Newton bisa digunakan dengan akurat dan baik.

Jika teori Newton begitu akurat dan baik, mengapa perlu ada teori relativitas? apa yang salah dengan teori Newton?

Sebenarnya semua ilmuwan setelah Newton (bahkan mungkin sampai sekarang jika saja tak ada Einstein), tak ada satu pun yang meragukan Newton sama sekali. Semua orang begitu mengagumi keakuratan teori Newton dalam memprediksi berbagai kejadian fenomenal di ruang angkasa, mulai dari rekan sejawat Newton, Halley, yang dengan hukum gravitasi memprediksi dan menghitung secara akurat akan kemunculan komet terkenal yang muncul tiap 76 tahun sekali; hingga prediksi akan penemuan planet Uranus dan Neptunus dengan ketepatan yang nyaris sempurna hingga ke komanya saking eksaknya, dll, semuanya karena hukum Newton. Teori sederhana yang mampu menerangkan cara Tuhan bekerja. Sangat indah dan agung. Namun, impian "indah" nan "sempurna" ituh buyar karena seseorang, Einstein!

Einstein mempermasalahkan sesuatu yang menjadi kunci dari kesuksesan teori Newton yang tak pernah dipirkan oleh orang lain sebelumnya, yaitu konsep massa! Begini, menurut teori fisika, massa tiap benda tidak berubah. Jika Anda bermassa 60 kg, maka massa Anda akan akan tetap segitu dimana pun berada, baik di bulan atau di planet lain, namun, berat bobot Anda akan berubah. Jika di Bulan, karena pengaruh gravitasi yang lebih lemah, maka bobot Anda akan berkurang 1/6-nya! Jadi angka di timbangan berat badan akan turun drastis, sangat menarik, terutama mereka yang ingin diet. Artinya, meski materi penyusun benda itu tetap tak berubah tetapi bobotnya berubah. (Satuan massa adalah kilogram, sedangkan satuan berat/bobot adalah Newton)

Rumus gravitasi Newton, F = m1 x m2 x G /R² , dengan jelas mengindikasikan bahwa massa dapat dipandang sbg suatu besaran yang menarik benda lain (m1 menarik m2, pun sebaliknya). Jika Anda bediri berdua dengan rekan, maka antara anda berdua akan ada gaya saling tarik, tetapi sangat kecil dibandingkan tarikan bumi terhadap Anda (massa bumi sangat besar), gaya tsb bahkan berpuluh-puluh ribu kali lebih lemah daripada gaya yang diperlukan untuk mengangkat sehelai kertas. massa menimbulkan gravitasi.

Hukum Newton yang lain, F = m x a , mengindikasikan bahwa m di sini adalah kelembaman/inersia, yang artinya, semakin besar massa benda, untuk gaya tertentu, percepatannya makin kecil (bayangkan jika Anda mendorong gajah dan apel, mana yang lebih cepat bergerak?).

Artinya, ada dua jenis massa! apa bedanya massa gravitasi dan massa kelembaman? Hanya ada seorang yang memikirkan kejanggalan ini, dia bahkan berujar (kira-kira ajah, tepatnya lupa lagi), Teori fisika raksasa Newton, saya senang bisa melihat alam semesta berada di pundaknya, tetapi saya menyangsikan konsep massa.... Yah, orang ituh adalah Einstein!

Einstein kemudian, secara berani dan mengejutkan, memberikan penafsiran yang baru sama sekali tentang gravitasi. Gravitasi bukanlah berkaitan dengan benda ituh sendiri, tetapi berkaitan dengan konsep ruang! Ada penemuan menarik dari Galileo, dia membuktikan bahwa, selama hambatan udara sama, maka jika kita menjatuhkan seekor gajah dan menjatuhkan seekor semut dari ketingian yang sama, maka keduanya akan sampai di tanah pada saat bersamaan! Artinya massa tidak berkaitan dg gravitasi.

Dengan pendekatan yang kreatif dan menakjubkan, Einstein kemudian menyimpulkan bahwa ruang tidaklah datar, tapi melengkung! kelengkungan medium ini disebabkan karena kehadiran massa. (misalnya jika kita menaruh bola bowling di atas kasur busa, maka permukaan kasur akan melengkung, dan sesuatu di dekatnya yang lebih ringan seperti kelereng, akan bergerak tertarik ke bola bowling ituh, kelereng tertarik ke bola bowling bukan karena massa bola bowling lebih besar, tapi karena permukaan kasur yang melengkung akibat bola bowling). Inilah inti teori relativitas umum. Akibatnya, benda yang tertarik ke benda itu, tak begerak ke garis lurus, tapi mengikuti kontur lengkungan/geodesik.

Artinya, perbedaan massa gravitasi dan massa kelembaman Newton, sama sekali tak diperlukan! Secara dramatis, fisikawan modern Michio Kaku (yang suka wara-wiri di Discovey Channel atau BBC itu), mengatakan bahwa, Jika ada benda yang jatuh ke bumi, kata Newton, benda ituh ditarik ke bawah oleh gravitasi bumi, tapi oleh Einstein, dikatakan bahwa benda itu didorong dari atas oleh gelombang gravitasi dari alam semesta!

Gagasan kualitatif Einstein inih benar-benar mengagumkan. Pencapaian ini disebut-sebut sebagai hasil pemikiran abstrak murni paling kreatif yang pernah dilontarkan seorang manusia sepanjang lima belas milyar tahun sejarah alam semesta!

====================================================

Teori relativitas Einstein telah mempesona banyak orang, namun juga sangat rumit untuk dimengerti oleh orang awam. Konsekuensi logisnya yang menggila, teramat sayang untuk diabaikan. Tapi bagaimana cara kita yang tidak memiliki latar belakang fisika memadai ingin ikut menikmati keindahan teori relativitas?

Bersyukurlah betapa banyak orang yang berusaha ingin menerjemahkan teori yang amat pelik inih dalam bahasa sederhana. Agar tidak menimbulkan kesalahan tafsir, tak urung, berbagai ilmuwan besar dan terkemuka berusaha menguraikan teori menakjubkan ini. Mulai dari Hawking, Gamow, Feymann, hingga penulis buku ini, Bertrand Russel! Kebanyakan orang mengenal dia sebagai filsuf, tapi dia sebenarnya juga seorang matematikawan, sejarawan, fisikawan, sekaligus pemenang hadiah Nobel Sastra (bayangkan!).

Penguraian Teori Relativitas dalam buku ini lumayan bisa dimengerti, meski masih banyak istilah teknis yang akan membuat kita mengerutkan dahi. Tapi secara umum, sudah sangat bagus. Maklum, teori relativitas sangat pelik dan merupakan "puncak dari fisika", sehingga Einstein sendiri berujar, lebih mudah menerangkan teori relativitas dalam bentuk rumus, daripada dalam bentuk kata-kata. Konon, buku ini, adalah penjelasan teori Relativitas paling baik dan komprehensif selain yang ditulis oleh Einstein itu sendiri.


PS :
Sebagaimana dikemukakan di atas, ada dua jenis teori relativitas, teori relativitas khusus (yang berkutat pada persamaan E=mc², yang tidak diuraikan di ripiyu ini), dan teori relativitas umum yang jauh lebih pelik dan abstrak. Namun, teori ini juga berpusat pada persamaan tertentu. Persamaan itu adalah :

Ri k - λ gi k = 8 π Ti k

sekilas sangat sederhana dan mudah. Tunggu dulu! Bayangkan bahwa dalam persamaan sederhana dan singkat ini, terkandung 20 persamaan simultan dan 10 besaran yang tidak diketahui!

Beberapa ilmuwan berusaha memecahkan persamaan ini, dan menghasilkan kejutan yang sama sekali baru dan menggemparkan;

- Schwarzschild, menyelesaikan persamaan itu dan menghasilkan konsekuensi bahwa ada batas tertentu (disebut jari-jari kritis) yang begitu kuat sehingga benda itu sendiri tidak bisa keluar dari jari2 tsb, konsekuensinya, ramalan akan adanya lubang hitam

- Friedmann, dengan menghilangkan faktor lambda, menghasilkan kejutan yang mencengangkan, teori relativitas umum "membuktikan secara matematis" bahwa alam semesta sedang berkembang! artinya Alam semesta dulu pernah lahir, pernah ada penciptaan!

- Oppenheimer, menghasilkan prediksi akan "keruntuhan besar" yang berarti bahwa kemungkinan "lenyapnya" bintang menuju kehampaan, bahkan lenyapnya alam semesta...

dan prediksi2 lain yang tak pernah terbayangkan sebelumnya...

Begitu anehnya teori ini sehingga nyaris tak ada seorangpun yang mau percaya pada teori ini (bahkan Einstein sendiri sempat ragu). Namun, secara mengagumkan, teori ini telah menyelesaikan kesulitan teori gravitasi Newton. Contoh terkenal adalah tentang orbit Merkurius. Orbit merkurius ternyata setiap beberapa abad bergeser, sesuatu yang tidak dapat dijelaskan oleh Newton, sehingga dianggap sebagai kasus khusus (karena dianggap terlalu dekat dengan matahari sehingga efek gravitasi matahari sangat besar), dan diabaikan para astronom sejak lebih dari 5 abad, namun yang mencengangkan, adalah teori relativitas umum Einstein, berhasil memprediksi, mengukur, menghitung dan menentukan seberapa besar pergeseran itu!

Yang paling dramatis adalah pembuktian bahwa cahaya bisa dibelokkan oleh ruang lengkung gravitasi! Pada saat gerhana matahari 29 Mei 1919, Eddington, secara dramatis berhasil membuktikan bahwa cahaya bintang ternyata dibelokkan disekitar matahari, yang besarnya sesuai dengan perhitungan Einstein!

Besoknya, harian terkemuka The New York Times memberikan judul besar pada headline-nya, "Alam semesta baru telah ditemukan...."

Read Ebooks by Bertrand Russell



Read information about the author

Ebook ABC teorije relativnosti read Online! Bertrand Arthur William Russell, 3rd Earl Russell, OM, FRS, was a Welsh philosopher, historian, logician, mathematician, advocate for social reform, pacifist, and prominent rationalist. Although he was usually regarded as English, as he spent the majority of his life in England, he was born in Wales, where he also died.

He was awarded the Nobel Prize in Literature in 1950 "in recognition of his varied and significant writings in which he champions humanitarian ideals and freedom of thought."




Ebooks PDF Epub



Add a comment to ABC teorije relativnosti




Read EBOOK ABC teorije relativnosti by Bertrand Russell Online free

Download PDF: abc-teorije-relativnosti.pdf ABC teorije relativnosti PDF